Miris, Anak di Tabalong Jadi Korban Kebakaran karena Ditinggal Dalam Rumah
![]() |
| Foto : Rumah Rahimah, Desa Garagata RT 08, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, musnah dilalap api. |
Tabalong, tahtaberita.com – Rahimah meninggalkan kedua anaknya, perempuan berusia 5 tahun dan laki-laki berusia 3 tahun yang sedang tidur dalam rumah.
Rahimah pergi untuk membantu acara pernikahan tetangga di depan rumah dengan pintu rumah dalam keadaan tertutup rapat.
Malang tak dapat dicegah, saat ditinggalkan itu, kebakaran menghanguskan rumahnya, satu orang anaknya meninggal dunia dan satu anak lainnya mengalami luka bakar, Rabu (9/9/2026) sore.
Rahimah, warga Desa Garagata RT 08, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, menerangkan bahwa sebelum meninggalkan rumah, dirinya tidak menyalakan api di dapur.
Kebakaran diketahui terjadi saat kondisi listrik sedang padam.
Menurut keterangan Umar Syarifuddin (kakek korban), dia mengetahui ada 2 orang anak berada didalam rumah tersebut.
Dia mendobrak pintu belakang dan berhasil menyelamatkan 1 anak perempuan yang berada dalam ayunan didekat pintu belakang
Nahas, dia tidak sempat menyelamatkan anak laki-laki lainnya, dikarenakan sudah terbakar dalam kobaran
Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H menjelaskan Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di rumah milik Dardi (33) dan Rahimah (27) yang berada di wilayah Maliau, Desa Garagata RT 08, Kecamatan Jaro.
Personel piket Polsek Jaro bersama warga dan petugas pemadam kebakaran membantu proses pemadaman.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WITA.
Akibat kejadian tersebut, rumah korban mengalami kerusakan 100 persen dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Selain kerugian materiil, kebakaran tersebut mengakibatkan dua anak menjadi korban.
Hasil Pemeriksaan Visum Luar oleh dr. Dwi Puji Prabowo dari puskesmas Muara Uya, anak perempuan mengalami luka bakar pada bagian kaki.
Sedangkan anak laki-laki dalam keadaan telah meninggal dunia dengan kondisi hangus terbakar, dan tidak bisa dikenali.
Baca juga : Mahasiswa di Madura Bakar Pacarnya
Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi yang dikuatkan dengan surat pernyataan, keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Usai api berhasil dipadamkan, personel kepolisian melakukan pengamanan di lokasi dengan memasang garis polisi.
Petugas juga melakukan pendataan terhadap korban dan saksi.
Unit Inafis Sat Reskrim Polres Tabalong yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Danang Eko Prasetyo, S.Sos., M.M. yang melakukan olah TKP masih menyelidiki penyebab kebakaran, berdasarkan keterangan saksi sumber api diduga berasal dari bagian depan rumah.
Polres Tabalong mengimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat kondisi instalasi listrik maupun peralatan rumah tangga tidak dalam keadaan normal.
(spam)





