2 Versi Insiden Warga Sipil Tewas 20 Mei 2026 di Yahukimo, Papua Pegunungan
0 menit baca
TPNPB Kodap XVI Yahukimo mengklaim telah membunuh 8 orang yang disebut sebagai “perwira intelijen militer Indonesia”. Klaim ini biasanya disebar lewat rilis dan akun media sosial mereka.
2. Versi TNI/Polri
Satgas Damai Cartenz dan Koops TNI Habema membantah klaim tersebut. Menurut Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna:
• Korban adalah 8 warga sipil pendulang emas tradisional di wilayah Korowai, Yahukimo.
• Mereka tidak ada kaitannya dengan aparat keamanan. Kehadiran mereka murni untuk mencari nafkah.
• TNI menyebut TPNPB menyebarkan propaganda lebih dulu, menuduh korban sebagai intel, untuk membenarkan aksi tersebut.
Tindak lanjut
• Evakuasi korban dilakukan tim gabungan TNI dan Satgas Damai Cartenz, tapi terkendala medan berat di pedalaman Korowai.
• TNI menyatakan akan mengusut kasus ini dan memburu pelaku, karena dinilai sebagai pelanggaran HAM berat.
Yang perlu diingat:
Kasus di wilayah konflik Papua sering muncul dua narasi yang bertolak belakang.
Cara cek paling aman adalah tunggu rilis resmi dari Satgas Damai Cartenz/Polda Papua dan bandingkan dengan laporan media lokal yang punya akses ke lokasi.







