BREAKING NEWS

Gawat, GMNI Desak Kapolres Bangkalan Copot Kasat Intelkam

Bangkalan, Tahtaberita.com - Rahman, Ketua Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Hukum Universitas Trunojo Madura (UTM), dia mendesak agar Kapolres dan pimpinan Polri terkait, mencopot Kasat Intelkam Polres Bangkalan dari jabatannya.

Desakan itu kata Rahman, apabila Kasat Intelkam Polres Bangkalan  tidak memberikan klarifikasi terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan terkait pengambilan dua ban dari mobil komando aksi di pertigaan Pos Halim, Bangkalan, pada 19 Oktober 2026 lalu.

Kami mendesak Kasat Intelkam Polres Bangkalan segera memberikan klarifikasi secara terbuka. Jika tidak mampu memberikan penjelasan yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik, kami meminta Kapolres Bangkalan dan pimpinan Polri terkait untuk mengevaluasi serta mencopot yang bersangkutan dari jabatannya,” tegas Rahman.

Menurut Rahman, persoalan ini bukan semata-mata tentang dua ban, melainkan menyangkut transparansi, akuntabilitas, dan pertanggungjawaban aparat dalam menjalankan kewenangannya. 

Baca juga : Bocah 13 Tahun di Madura Melahirkan Dalam Kamar Mandi

GMNI Hukum UTM menegaskan bahwa setiap tindakan aparat harus memiliki dasar yang jelas dan dapat diuji secara terbuka.

Klarifikasi adalah tuntutan, pertanggungjawaban adalah kewajiban. Jika penjelasan yang layak tidak diberikan, pencopotan jabatan harus menjadi tuntutan. (spam)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar