Penculikan Warga Sipil di Papua Pemerintah dan TPNPB OPM Saling Tuduh
Itu hanya propaganda yang dibuat oleh militer Indonesia," kata Sebby.
Dia mengatakan, pasukan TPNPB-OPM yang tersebar di seluruh wilayah Papua tidak menargetkan warga sipil biasa dalam konfrontasi bersenjata dengan angkatan bersenjata Indonesia.
Pasukan TPNPB tidak menargetkan warga sipil," katanya.
Diketahui, sebanyak 9 anak perempuan yang didominasi anak di bawah umur disandera oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, Wilayah Mimika, Papua Tengah, Selasa (18/8/2026) pukul 13.40 WIT.
Baca juga : Polisi Lamban, Terduga Pelaku Pembunuh ASN Bangkalan Belum Tertangkap
Baca juga : Kebakaran Hebat di Pergudangan Margomulyo Surabaya
Informasi mengenai penyanderaan tersebut dilaporkan langsung oleh warga ke Pos Koramil 1710-05/Jila.
Dalam laporan tersebut, 11 perempuan disandera.
Namun, untuk dua orang (Ibu-ibu), satu orang ditemukan tertembak di bagian perut dalam kondisi meninggal dunia, sementara yang lainnya dilemparkan ke jurang hingga mengalami patah kaki. (Amandus Doo)





