Genjot Mutu Pendidikan, Pemkab Indramayu Revitalisasi 322 Sekolah dan Salurkan Ribuan Meubelair
INDRAMAYU, TAHTABERITA.COM — Pemerintah Kabupaten Indramayu mencatatkan capaian signifikan dalam pembenahan sektor pendidikan sepanjang semester pertama tahun 2026. Terhitung sejak Januari hingga Juli 2026, Pemkab Indramayu berhasil merealisasikan program revitalisasi dan pengadaan sarana-prasarana untuk ratusan sekolah di berbagai jenjang.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memastikan ketersediaan fasilitas belajar yang aman dan kondusif bagi para siswa.
Ratusan Gedung Sekolah Direvitalisasi
Berdasarkan data resmi kinerja Pemkab Indramayu periode Januari–Juli 2026, sebanyak 322 sekolah mulai dari tingkat TK, SD, hingga SMP telah menerima program perbaikan infrastruktur. Program fisik ini meliputi revitalisasi gedung, rehabilitasi fasilitas rusak, hingga pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk mengakomodasi pertambahan siswa.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur sekolah merupakan investasi jangka panjang daerah yang tidak boleh ditunda.
"Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Kami tidak ingin ada lagi anak-anak di Indramayu yang belajar di ruang kelas yang tidak layak atau mengkhawatirkan. Revitalisasi 322 sekolah ini adalah langkah konkret agar para murid dapat belajar dengan aman dan nyaman," ujar Bupati Lucky Hakim, Rabu (26/8/2026)
Pemenuhan Ribuan Fasilitas Meubelair
Tidak hanya fokus pada perbaikan bangunan fisik, penataan juga menyasar fasilitas penunjang kegiatan belajar-mengajar (KBM). Pemkab Indramayu menyalurkan peremajaan berupa meja dan kursi (meubelair) baru dengan rincian:
Jenjang SD: Penyaluran sebanyak 2.254 set meubelair.
Jenjang SMP: Penyaluran sebanyak 1.856 set meubelair.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menjelaskan bahwa pemerataan distribusi meubelair dilakukan secara objektif berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan.
"Kami memastikan bantuan meubelair ini tepat sasaran di sekolah-sekolah yang sarana belajarnya memang sudah rusak atau kurang. Dengan fasilitas pendukung yang memadai, semangat belajar anak-anak serta kinerja para guru diharapkan dapat makin meningkat," tutur Wabup Syaefudin.
Capaian perbaikan fasilitas pendidikan ini mendapat respons positif dari kalangan wali murid dan pendidik di Kabupaten Indramayu.
Salah satu orang tua murid SDN di wilayah Indramayu, yang minta identitasnya dilindungi, mengaku lega melihat perubahan fisik di sekolah anaknya.
"Dulu banyak meja kursi yang sudah goyang dan pintunya rapuh. Sekarang fasilitasnya baru dan kelas jadi lebih cerah. Sebagai orang tua, saya tentu tenang dan sangat mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi sekolah anak-anak kami," ungkapnya.
Dukungan senada disampaikan oleh Inisial PH, seorang Kepala SMP Negeri di Indramayu. Menurutnya, penambahan meubelair dan kelas baru secara langsung memengaruhi efektivitas mengajar.
"Suasana kelas yang nyaman itu ngaruh sekali ke fokus anak-anak saat menerima pelajaran. Semoga program revitalisasi dan bantuan seperti ini terus berkelanjutan di tahun-tahun mendatang agar mutu pendidikan di seluruh Indramayu merata," harapnya. (Sahrul)




