BREAKING NEWS
wulingyuyun

Terjerat Dugaan Korupsi, Raffi Ahmad dan Hotman Paris Tantang Pembuktian

Keterangan : Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad

Jakarta // Raffi Farid Ahmad (RA), Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni ini, disebut-sebut dalam kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Nama Raffi muncul terkait kegiatannya berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat, untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia.

RA kemudian meminta pendampingan hukum kepada pengacara kondang, Hotman Paris.
 
"Pak Hotman Paris berkata hati-hati untuk membuat berita yang jauh dari cerita sebenarnya atau kesaksian yang salah atau menjadi hoaks yang keterlaluan, bisa terkena kontaminasi nama baik. Sampai berjumpa hari Kamis," ungkap Raffi melalui laman Instagram pribadinya, dikutip Selasa (9/6/2026).

Dalam video yang diunggah Raffi, Hotman akan melkukan konferensi pers pada Kamis (11/6) mendatang.

"Barusan Raffi Ahmad telepon saya, minta pendampingan hukum melawan semua yang telah memfitnah dia. Katanya nama dia disebut-sebutkan dalam sidang soal Blueray Cargo import," kata Hotman.

"Kalau gayanya Hotman Paris tidak pernah suka berpikir, enggak berani konferensi pers. Kalau konferensi pers Hotman selalu nantang musuh-musuhnya. Kami sudah sepakat sama Raffi Ahmad akan melakukan konferensi pers di hari Kamis ini jam 2," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan, hari Kamis dipilih karena pada hari ini dirinya harus menemani sang istri terbang ke Singapura.
Mudah-mudah saya bisa pulang Rabu sore untuk mendampingi Raffi Ahmad. Ayo datang dong, tidak berani berdebat sama Hotman bawa buktimu, benar-benar tidak bahwa Raffi Ahmad terlibat dalam kasus Blueray Cargo import yang sekarang lagi," simpulnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa nama RA muncul dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan nama Raffi Ahmad muncul terkait kegiatannya berkunjung ke Kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik ke Indonesia.
Betul, ada fakta saudara RA itu menitip," ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Kendati demikian, dia mengaku KPK belum mengembangkan hal tersebut lebih lanjut dalam penyelidikan kasus Bea Cukai.

“Kemarin kami tidak mengembangkan terlalu jauh, karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus kepabeanan di Ditjen Bea Cukai sehingga kemudian kami tidak melakukan pemanggilan,” katanya.

Namun, setelah hal tersebut terungkap lebih lanjut di konferensi tersebut, dia memastikan KPK akan mendalaminya.

"Apakah nanti fakta-fakta konferensi itu akan menjadi fakta baru yang kemudian perlu didalami? Ya, kami akan melakukan pemeriksaan-pemeriksaan tentunya," ujarnya.

(spam)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar