Haru, 8 Anggota TPNPB OPM Kembali Merah Putih Damai di Tanah Papua
![]() |
| Keterangan : Wapangkoops Habema, Brigjen TNI Riyanto saat menyambut 8 anggota TPNPB OPM |
Jakarta, Tahtaberita.com – Lagi, delapan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) secara sukarela menyerahkan Bendera Bintang Kejora kembali ke pangkuan ibu pertiwi.
Mereka menandatangani naskah ikrar, membacakan pernyataan setia kepada NKRI, mencium Sang Merah Putih, serta menyerahkan senjata yang mereka miliki.
Bagi masyarakat Kiwirok, peristiwa ini bukan hanya tentang kembalinya delapan orang ke pangkuan bangsa, melainkan juga tentang lahirnya harapan baru bahwa perdamaian dapat diwujudkan melalui pendekatan kemanusiaan, saling menghormati, serta membangun kepercayaan.
Setelah prosesi ikrar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial, pelayanan kesehatan, dan ramah tamah.
Wakil Panglima Komando Operasi (Wapangkoops) TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto mengajak para anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) lainnya yang masih berada di hutan untuk kembali ke NKRI.
Hal ini dikatakannya saat menyambut delapan anggota TPNPB-OPM Kodap XV/Ngalum Kupel yang secara sukarela berikrar kembali ke pangkuan NKRI, Rabu (10/6/2026). Ia menyebut pintu perdamaian selalu terbuka
“Saudara-saudara yang hingga kini masih berada di hutan untuk tidak ragu kembali kepada keluarga dan masyarakat. Pintu perdamaian selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin meninggalkan konflik dan ikut membangun kampung halamannya,” kata Riyanto dikutip keterangan Dispenad, Sabtu (13/6/2026).
Lebih lanjut Riyanto mengaku bersyukur menyaksikan berbagai perubahan positif yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
Ia mengenang perjalanan panjang saat bertugas di Kiwirok yang dinilai menjadi contoh masa depan Papua tidak dibangun melalui permusuhan, melainkan melalui persaudaraan, dialog, dan kerja sama.
“Kita semua memiliki harapan yang sama, yaitu anak-anak dapat bersekolah dengan tenang, masyarakat dapat berkebun dan berdagang dengan aman, serta kampung-kampung berkembang menjadi tempat yang membawa kesejahteraan bagi seluruh warganya. Mari kita bergandengan tangan membangun Papua bersama-sama. TNI siap mendampingi masyarakat dalam mewujudkan Papua yang damai dan sejahtera,” ujarnya.
(spam)






